syariah

Transaksi & nabung saham itu riba/dilarang agama? kata siapa?

Investasi Syariah

Investasi Syariah

Transaksi & nabung saham itu riba/dilarang agama? kata siapa?

#yuknabungsaham#yuknabungsahamsyariah

Ada 16 Fatwa Fatwa Terkait Investasi Syariah di Pasar Modal

Diantarnya Fatwa No. 80/DSN-MUI/III/2011: Penerapan Prinsip Syariah dlm Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Di Pasar Reguler Bursa Efek, yang menjelaskan:

1. Transaksi saham dianggap sesuai Syariah apabila:
– Hanya melakukan jual-beli saham Syariah
– Tidak melakukan transaksi yang dilarang secara Syariah
2. Saham yang sudah di beli boleh ditransaksikan kembali meskipun settlement baru dilaksanakan pada T+3 sesuai prinsip Qabdh Hukmi
3. Transaksi efek di Bursa Efek menggunakan akad Bai’ Al-musawamah (sistem continus auction yang sudah dikenal sejak jaman Rasulullah SAW)

Masih bilang transaksi & nabung saham itu riba/dilarang agama? Jangan ragu lagi, karena sudah ada Fatwa Syariah dari DSN-MUI

#yuknabungsaham #yuknabungsahamsyariah

Indeks Dalam Negeri Part 3 – Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

Indeks Dalam Negeri Part 3 – Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

Indeks Dalam Negeri Part 3 – Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

Hallo Sobat Dapur Investasi yang masih setia mantengin web kita setiap hari. Gimana kabar kalian hari ini? Pasti udah gak sabaran nih nunggu pembahasan kita selanjutnya. Pembahasan kita hari ini masih seputar Indeks yang ada di Indonesia. Sebelumnya kita pernah membahas tentang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Indeks LQ45, hari ini kita akan membahas tentang Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

Indeks Saham Syariah Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISSI (bukan ISIS loh yaaa) merupakan Indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan gabungan keseluruhan saham yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES), berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan gabungan dari seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di luncurkan oleh Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Mei 2011.

Mungkin Sobat Dapur Investasi pernah mendengar kalimat atau kata-kata yang kurang lebih seperti ini “ah, jual beli saham itu kan haram.. Takut dosa!”. Hal-hal semacam itu menimbulkan paradigma fikiran bahwa investasi pada instrument saham merupakan sesuatu yang haram dan harus di hindarkan. Investasi saham dikatakan haram jika kita melakukan transaksi dengan cara gambling (tanpa perhitungan). Lalu bagaimana jika kita ingin melakukan investasi saham agar tidak dikatakan haram yang akibatnya menjadi “dosa”? Pada dasarnya, investasi pada instrument saham harus di dasari dengan pertimbangan data-data konkrit dan dengan data itu kita lakukan analisa baik analisa fundamental (dengan data laporan keuangan) atau pun analisa tekhnikal (dengan data historical harga saham).

Kembali lagi ke pembahasan mengenai Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Indeks ini di perbaharui setiap 6 bulan sekali. Untuk kriteria pemilihan saham syariah tentunya dengan melihat prinsip syariah Islam yang menganut kepada Peraturan Bapepam-LK No.II.K.1 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah.

Nah, jadi untuk Sobat Dapur Investasi yang memang ingin melakukan transaksi pada instrument pasar modal terutama saham namun takut jika ternyata saham perusahaan yang dibeli mengandung unsur riba atau semacamnya, Sobat Dapur Investasi gak perlu takut lagi karena pada saat ini sudah banyak saham-saham yang dapat Sobat Dapur Investasi pilih sesuai dengan kriteria syariah Islam.

Semoga pembahasan kali ini bisa menambah pengetahuan Sobat Dapur Investasi.

Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By : dapurinvestasi.com