otoritas jasa keuangan

Sosialisasi SPRINT OJK

Pada tanggal 31 mei 2016 Otoritas Jasa Keuangan , atau yang lebih familiar kita dengar dengan sebutan OJK meluncurkan Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi atau yang di singkat S-PRINT. Untuk apa sih di launching S-Print ini oleh otoritas jasa keuangan. Adalah untuk mempermudah perizinan bagi para pelaku industri  pasar modal dari yang tadinya harus mengirim by hard copy ke OJK sekarang di permudah dengan hanya menguploadnya pada system S-print dan untuk pemrosesannya bisa langsung di tracking di S-print. Jenis perizinan yang dibuat dalam aplikasi S-print berasal dari 3 subs sector:

  1. Perorangan (dengan sub sector : WMI, WAPERD, WPEE, WPPE)
  2. Produk (dengan sub sector : Reksadana )
  3. Lembaga (dengan Sub Sector : APERD)

Dengan total perizinan ada 23 buah , apa saja jenis perizinannya check this out :

1.Sub sector perorangan

  • Pendaftaran perorangan baru
  • Perpanjangan Izin
  • Perubahan Izin
  • Pengembalian Izin
  • Pencabutan Izin
  • Pelaporan berhenti bekerja
  • Pelaporan mulai Kerja

2. Sub sector produk

  • Pendaftaran reksadana baru
  • Perubahan KIK dan/atau prospektus
  • Pembubaran reksadana

3. Sub sector lembaga

  • Pendaftaran APERD baru
  • Penambahan kantor cabang
  • Pelaporan penambahan PPJ /tenaga pemasaran
  • Pengembalian izin APERD
  • Perubahan nama, alamat, tutup kantor cabang
  • Aktifasi kantor cabang APERD
  • Penambahan gerai APERD
  • Perubahan APERD
  • Pelaporan strategi kepatuhan
  • Pelaporan strategi manajemen resiko
  • Pelaporan kewajiban lanjutan
  • Pelaporan tambah gerai
  • Pengambilan izin

Untuk kalian para insan pasar modal jangan lupa meregistrasikan izin perorangan yang kalian miliki ke system s-print apalagi yang izin perorangannya sudah mendekati masa 2 tahun harus segera di laporkan agar masa aktifasi izin perorangan kalian tidak hangus masa periode perpanjangan agustus-november dan apabila kalian membutuhkan informasi lebih lanjut bisa menghubungi helpdesk ojk 29600000 ext 7000

Berikut tata cara menggunakan S-PRINT

Langkah pertama adalah buka website OJK www.sprint.ojk.go.id lalu Log In dan lakukan langkah-langkah selanjutnya hingga selesai dan akan ada pemberitahuan seperti gambar dibawah ini

Source : sprint.ojk.go.id

langkah kedua buka email yang telah anda daftarkan akan ada pemberitahuan melalui email seperti gambar di bawah ini.

Langkah ketiga jika sudah menerima email dari OJK maka selanjutnya adalah melakukan aktifasi dengan mengirimkan email ke alamat di bawah ini .

Langkah keempat adalah setelah mengirimkan email aktifasi maka akan mendapatkan email balasan dari OJK seperti dibawah ini.

Berikut email balasan ke 2.

Berikut Email balasan ketiga.

Langkah ke lima adalah masuk ke web OJK www.sprint.ojk.go.id seperti gambar dibawah ini.

Barikut gambar selanjutnya.

Proses registrasi sudah selesai.

Semoga dapat membantu .

By : dapurinvestasi.com

Lembaga Investasi Part 1 – Mengenal Otoritas Jasa Keuangan

Mengenal Otoritas Jasa Keuangan

Mengenal Otoritas Jasa Keuangan

Hallo sobat Dapurinvestasi, supaya kita dapat berinvestasi dengan aman kita harus mengenal lembaga yang dapat melindungi kita dari risiko investasi bodong (dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab), berikut ulasannya..

Sebagian dari kita semua pasti belum terlalu banyak mengenal yang namanya Otoritas Jasa Keuangan atau yang biasa disingkat menjadi OJK, supaya kita lebih mengenal lembaga Negara yang satu ini apa aja tugas dan fungsinya, yuuuk check this out………..

Otoritas Jasa Keuangan merupakan lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan UU no 21 Tahun 2011 yang berfungsi untuk menyelenggarakan system pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap seluruh kegiatan sector jasa keuangan (perbankan, pasar modal, industry keuangan non-bank) serta memberikan perlindungan terhadap konsumen industri jasa keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan dalam sektor jasa keuangan :

  1. Terselenggara secara teratur, adil, transparan dan akuntabel.
  2. Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.
  3. Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat

Berikut adalah kegiatan dan peranan Otoritas Jasa Keuangan dalam sektor jasa keuangan :

  1. Perbankan
  2. Pasar Modal
  3. Industri Keuangan Non-Bank (IKNB)
  4. Edukasi dan Perlindungan Konsumen
  5. Industri Keuangan Syariah
  6. Lembaga Keuangan Mikro (LKM)

Itu tadi adalah tujuan, kegiatan, dan perananan dari Otoritas Jasa Keuangan. Kalau dilihat dari uraian diatas salah satu peranan dari Otoritas Jasa Keuangan hadir untuk memberikan perlindungan dan edukasi bagi masyarakat agar terhindar dari investasi bodong, nah bagaimana sih supaya kita tidak terhindar dari investasi bodong Otoritas Jasa Keuangan memberikan kita tips waspada investasi. Pastikan bahwa orang/perusahaan yang melakukan penawaran tersebut telah memiliki izin sesuai dengan peruntukannya dari salah satu lembaga yang berwenang seperti :

  1. Otoritas Jasa Keuangan
  2. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti), Kementrian Perdagangan
  3. Dan selalu ingat bahwa :
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) BUKAN IZIN untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi
  • Jangan tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar

Dan bila teman-teman dapur investasi mengetahui tawaran penghimpunan dana dan pengelolaan investasi illegal atau mencurigakan, segera laporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan :

  • Telp : 1-500-655 (layanan konsumen OJK)
  • E-mail : konsumen@ojk.go.id

Inilah sekilas dari Otoritas Jasa Keuangan lembaga independen negara yang bertugas menyelenggarakan system pengaturan dan pengawasan di sektor jasa keuangan. Untuk lebih lanjutnya pantengin terus yaa karena satu per satu dari lembaga sektor jasa keuangan akan dikupas oleh Tim Dapurinvestasi. Happy Invest and keep Save

Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By : dapurinvestasi.com