investasi pasar modal

Masih Minim Sentimen IHSG Naik Tipis

Minim Sentimen IHSG di tutup pada level 5.381,35 naik tipis +9,25 point atau +0,17%, walau sempat mengalami kenaikan pada sesi pertama dan sempat terperosok ke zona merah. Hari ini Asing melakukan penjualan bersih sebanyak -237,5 miliar.

Investor tengah menunggu data cadangan devisa bulan Agustus yang akan diumumkan pada sore ini. dimana pada data sebelumnya, yaitu data Indeks Kepercayaan Konsumen bulan Agustus telah mengalami pelemahan menjadi 113.3 lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 114.2.  Investor juga terus mengamati perkembangan realisasi Tax Amnesty, dimana terlihat bahwa perkembangan Tax Amnesty terlihat cukup lambat. Tetapi data terakhir tercatat dana tebusan saat ini sudah sebesar Rp 5.28 Triliun atau 3.2% dari target pemerintah yang sebesar 165 Triliun, Jumlah Harta yang telah dilaporkan adalah sebesar Rp 245.9 Triliun dari 34,859 wajib pajak, tetapi dana repatriasi belum juga mengalami peningkatan signifikan dan masih sebesar Rp 13.9 Triliun.

Dari regional Cadangan devisa China pada Agustus merosot ke level terendah sejak 2011. Berdasarkan pernyataan People Bank of China (PBOC) pada Rabu, cadangan devisa negeri tirai bambu tersebut turun 5,9 miliar menjadi US$3,19 triliun pada Agustus. Angka ini sejalan dengan estimasi dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom. Negara dengan cadanga devisa terbesar di dunia ini hampir tidak berubah tahun ini setelah jatuh dari rekor US$4 triliun pada Juni 2014 menyusul intervensi pembuat kebijakan mempertahankan yuan.

Sebanyak 144 saham ditransaksikan naik, 169 saham turun, 96 saham stagnan, dan 163 saham tidak ditransaksikan sama sekali. Saham-saham di sektor pertambangan memimpin penguatan 0,93%, keuangan 0,76%, konsumer 0,43%, dan properti 0,29%. Selebihnya, saham-saham di sektor industri dasar memimpin pelemahan 0,83%, disusul infrastruktur 0,74%, perdagangan 0,27%, perkebunan 0,02%, dan aneka industri 0,01%.

Cerdaslah Dalam Berinvestasi ^^

By: dapurinvestasi.com

Yuk Nabung Saham

Yuk Nabung Saham

Yuk Nabung Saham

Hallo Sahabat DapurInvestasi, tau gga sih bagaimana Cara Nabung Saham ??

Caranya mudah, yuk ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Buka Rekening Efek di Perusahaan Sekuritas Pilihan Sahabat
  2. Tentukan nominal dana yang ingin sahabat sisihkan untuk Nabung Saham
  3. Tentukan saham yang ingin Sahabat tabung secara rutin
  4. Setor dana secara rutin setiap period eke Rekening Dana Nasabah sahabat
  5. Beli sahamnya secara rutin setiap periode

Mudah kan, Yuk Nabung Saham

by : dapurinvestasi.com

Perbedaan Investasi Konvensional & Syariah Part 3

Perbedaan Investasi Konvensional & Syariah Part 3

Perbedaan Investasi Konvensional & Syariah Part 3

Hallo sobat Dapur Investasi.. Hari ini kita akan mereview tentang investasi konvensional dan investasi syariah..

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya mengenai investasi konvensional dan investasi syariah.. Hari ini kita sedikit meriview yang sudah kita bahas dua hari yang lalu ya.. Investasi konvensional ialah investasi yang mengabaikan aspek hukum syariah Islam, jadi pelaku investasinya itu menganut sistem konvensional dengan hanya menanamkan modalnya dengan tujuan keuntungan semata dengan memperhitungkan resiko yang ada. Berbagai macam investasi konvensional bisa jumpai secara mudah, contoh yang paling sederhana yaitu dengan menabung deposito di Bank konvensional. Contoh yang lainnya investasi konvensional bisa kita jumpai dalam pasar modal Indonesia, Bursa efek Indonesia menyediakan berbagai fasilitas investasi dimana menampung seluruh perusahaan tanpa mengindahkan aspek haram dan halal. Perusahaan yang tercatat sahamnya di Bursa efek Indonesia yang masuk dalam kategori konvensioal biasanya memiliki komposisi hutang yang tidak terjaga dan akan memiliki pertumbuhan yang  fluktuatif, jadi pada dasarnya investasi di konvesional bisa di anggap lebih bebas.

Berbeda dengan investasi konvensional, investasi syariah memiliki hukum-hukum syariah yang sudah di tetapkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) dimana kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah antara lain :

  • Kegiatan perjudian dan segala macam permainan yang tergolong judi
  • Perdagangan yang dilarang menurut syariah Islam
  • Jasa keuangan ribawi yaitu bank berbasis bunga atau perusahaan pembiayaan berbasis bunga;
  • Jual beli ketidakpastian risiko seperti asuransi konvensional
  • Memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan dan atau menyediakan barang atau jasa yang haram zatnya seperti perusahaan bir
  • Melakukan transaksi yang mengandung unsur suap

Apabila perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia telah lolos dalam kategori-kategori yang disebutkan sebelumnya diatas ditambah memenuhi rasio keuangan yaitu :

  • Total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total assets tidak lebih dari 45%
  • Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10%,

maka perusahaan tersebut masuk dalam kategori Daftar Efek Syariah atau bisa disebut juga dengan saham-saham syariah. Dan ternyata saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagian besar merupakan masuk dalam kategori Daftar Efek Syariah yaitu sebanyak 317 perusahaan.

 Sekian pembahasan kali ini semoga dapat membantu sobat Dapur Investasi dalam memilih Investasi.

Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By: dapurinvestasi.com