indeks

Indeks Dalam Negeri Part 5 – Indeks Kompas 100

Indeks Dalam Negeri Part 5 – Indeks Kompas 100

Indeks Dalam Negeri Part 5 – Indeks Kompas 100

Hallo Sobat Dapur Investasi,

Saat kita menetukan tujuan tentu kita harus memiliki acuan agar tujuan tersebut tidak melenceng dari yang kita harapkan. Begitu pula dengan tujuan kita dalam berinvestasi. Pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Indeks LQ45 dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dll.

Untuk menambah wawasan rekan-rekan dapur investasi, kami dari tim dapur Investasi memberikan alternative Indeks Sebagai acuan rekan-rekan semua dalam pengambilan keputusan berinvestasi, berikut adalah penjelasannya mengenai Indeks Kompas 100.

Indeks Kompas 100 adalah Indeks yang terdiri dari 100 saham perusahaan yang telah terdaftar di BEI yang merupakan saham pilihan menurut kriteria-kriteria yang telah ditentukan serta adanya review penggantian saham yang dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Nama Indeks Kompas 100 lahir akibat adanya kerjasama antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Koran Kompas yang resmi diterbitkan pada tanggal 10 Agustus 2007. Saham-saham yang memenuhi syarat untuk masuk kedalam daftar Indeks kompas 100 adalah merupakan saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi, memiliki kapitalisasi pasar yang besar, serta memiliki fundamental dan kinerja yang baik.

Investor dapat melihat kecenderungan arah pergerkan indeks dengan menggunakan indikator indeks kompas 100, Karena indeks kompas 100 diperkirakan dapat mewakili sekitar 70-80% dari nilai total kapitalisasi pasar pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun bisa pula berlawanan arah dengan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Maupun dengan Indeks lainnya.

Tujuan dan Manfaat

Adapun Tujuan dan Manfaat dari Indeks Kompas 100 sebagai berikut:

1.Penyebarluasan Informasi Pasar Modal kepada masyarakat, baik untuk investasi atau bagi perusahaan yang mencari pendanaan.

2.Sebagai acuan bagi investor untuk melihat kecenderungan pergerakan pasar dan kinerja portofolionya.

Semoga bermanfaat bagi Sobat Dapur Investasi..

Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By : dapurinvestasi.com

Indeks Dalam Negeri Part 1 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Indeks Dalam Negeri Part 1 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Indeks Dalam Negeri Part 1 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Welcome Back Sobat Dapur Investasi, gak bosen kan sama dapur investasi, masih semangat kan yaa, tema hari ini Indeks Harga Saham Gabungan nih. Udah gak asing dong apa itu Indeks Harga Saham Gabungan atau yang sering di sebut IHSG , kita langsung aja yuk memperdalam pengetahuan kita.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham yang tercatat di bursa sahabat. Hari dasar perhitungan indeks adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100. Sedangkan jumlah emiten yang tercatat pada waktu itu adalah sebanyak 13 emiten.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menggunakan semua emiten yang tercatat sebagai komponen perhitungan indeks. Saat ini beberapa emiten tidak dimasukkan dalam perhitungan IHSG, misalnya emiten-emiten eks Bursa Efek Surabaya karena alasan tidak (atau belum ada) aktivitas transaksi sehingga belum tercipta harga di pasar.

Indeks harga saham mempunyai tiga manfaat utama. Yaitu: sebagai penanda arah pasar, pengukur tingkat keuntungan, dan tolok ukur kinerja portofolio.

Sekian informasi mengenai Indeks Harga Saham Gabungan semoga dapat bermanfaat bagi sobat Dapur Investasi.

Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By : dapurinvestasi.com