impian finansial

Review Perbandingan Instrumen Investasi

Perbandingan Investasi

Perbandingan Investasi

Hallo Sobat Dapurinvestasi, hari ini adalah sesi terakhir pembahasan tentang jenis-jenis investasi. Untuk Anda yang masih bingung mau milih investasi yang mana, ulasan mengenai Jenis Jenis Investasi dari Part 1 sampai part 7 kemarin akan diringkas lebih lanjut oleh Tim Dapurinvestasi.. Check It Out ^^

Dalam artikel sebelumnya, Kita telah mengetahui berbagai jenis instrumen investasi. Mulai dari yang paling sederhana, yaitu deposito, obligasi, saham, tanah, emas dan reksadana. Namun ternyata tidak semua instrumen investasi cocok untuk semua orang. Ada kelebihan dan kekurangan dalam masing-masing investasi. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap instrumen investasi, Anda akan dapat menentukan instrumen investasi mana yang paling cocok untuk Anda. Apa saja keuntungan dan kerugian serta cocok untuk siapakah masing-masing investasi ini? Berikut ulasannya.

No.

Jenis Investasi Kelebihan Kekurangan

Desarankan

1.

Tanah

· Nilai akan meningkat setiap tahunnya

· Resiko kecil

· Dapat disewakan sehingga menjadi  penghasilan tambahan

· Memerlukan dana yang besar untuk  membeli tanah

· Tidak mudah menjualnya kembali jika  suatu saat membutuhkan uang

· Bagi Anda yang punya modal  cukup

2.

Emas

· Merupakan asset yang sangat likuid dan  mudah untuk dijual kembali · Sulit dalam penyimpanan karena bila  tidak hati-hati dapat dengan mudah  dicuri.

· Tidak ada bukti kepemilikan

· Bagi Anda yang ingin simpanan  masa depan

3.

Deposito

· Nilai awal investasi tidak akan berkurang.

· Bunga yang diterima lebih besar bila  dibandingkan dengan tabungan biasa.

· Risiko kecil

· Tidak liquid, tergantung jangka waktu  penempatan deposit

· Kena denda, bila diambil sebelum jatuh  tempo.

· Bagi Anda yang tidak mau  ambil risiko

4.

Reksadana

· Tidak perlu memiliki banyak  pengetahuan untuk menjalankannya  karena dikelola oleh Manajer Investasi.

· Bisa dengan modal sedikit

· Resiko berkurangnya unit penyertaan  jika harga efek turun.

· Adanya resiko human error pada  manajer investasi.

· Bagi Anda yang  mau masuk ke  pasar modal, tapi tidak punya  waktu untuk terjun sendiri

5.

Obligasi

· Bunga yang diperoleh lebih besar bila  dibandingkan deposito.

· Hak secara jelas di atur dalam Perjanjian

· Jangka waktunya yang panjang  sehingga tidak dapat dicairkan bila  diperlukan

· Likuiditas rendah

· Resiko kecurangan

· Bagi Anda yang tidak mau  ambil risiko dan punya modal  cukup

6.

Saham

· Keuntungan (yield) lebih tinggi diatas  bunga bank.

· Dengan modal sedikit, dapat diperoleh  hasil berkali-kali lipat.

· Bisa menjadi passive income dengan  mengharapkan dividen

· Resiko besar

· Deviden hilang bila defisit anggaran  atau bangkrut.

· Pergerakan harga sangat fluktuatif

 

· Bagi Anda mau untung besar,  dan siap ambil risiko.

Dengan perbandingan tersebut, secara keseluruhan investasi mana yang paling baik untuk Anda?

Sangat tergantung dari target anda dalam berinvestasi, sikap anda terhadap risiko dan faktor-faktor lain yang tidak sepenuhnya bisa dibandingkan. Misalnya kalau orientasi Anda adalah hasil investasi dengan return yang tinggi, maka tidak ada yang lebih baik daripada Saham. Memang investasi saham ini bukan tanpa kelemahan yaitu antara lain di aspek risiko yang tinggi. Tetapi ini semua bisa diatasi apabila anda memang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan investasi tersebut.

Mekanisme jual beli reksa dana, saham, obligasi, dan surat berharga lainnya (kecuali emas dan tanah) diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK bertugas mengawasi dan melindungi kepentingan investor dari penipuan atau pencurian. Akan tetapi, naik turunnya nilai investasi kita tidak dijamin oleh OJK atau siapa pun. Anda bisa saja kehilangan sejumlah uang-atau dalam kasus yang sangat ekstrim: kehilangan seluruh uang Anda.

Karena itu.. Cerdaslah kita dalam berinvestasi ^^

By : dapurinvestasi.com

3 Impian Finansial

3 impian finansial

                                                                                                       3 impian finansial

Ada 3 impian yang di inginkan setiap orang dalam kebebasan financial secara umum yaitu Menjadi Aman (jangka pendek terpenuhi), Nyaman (kebutuhan menengah), Kaya(kebutuhan jangka panjang)

Menjadi Aman
Aman financial secara jangka pendek yaitu kita dapat memenuhi tujuan keuangan jangka pendek contoh kita bisa makan dan minum setiap harinya udah terjamin.

Menjadi Nyaman

Menjadi nyaman dapat dikatakan memenuhi kebutuhan jangka menengah dan kebutuhan tambahan Misalnya bisa mengikuti trend yang ada, bisa jalan-jalan, membeli gadjet terbaru.

Menjadi Kaya
Menjadi kaya digambarkan sebagai pemenuhan kebutuhan tersier dalam jangka waktu yang panjang. Contoh setelah pensiun sudah tidak memikirkan penghasilan lagi dari bekerja.