Sruput Pagi Rabu 12 Oktober 2016 : Konsolidasi IHSG Masih Akan Terjadi, Akumulasi Saham Berkapitalisasi Besar

Selamat pagii Kawula Investasii,, dibaca dulu yaa sruput paginyaa,, semoga bisa menjadi panduan Investasi hari ini,,

Bursa Wall Street ditutup mengalami pelemahan tajam setelah mencatatkan kenaikan pada hari perdagangan sebelumnya, Dow Jones tercatat melemah -1.09% pada level 18,128.66, S&P 500 tercatat melemah -1.24% pada level 2,136.73 dan Nasdaq tercatat mengalami pelemahan -1.54% pada level 5,246.79. EIDO juga mengalami pelemahan sebesar -1.14% pada level 26.03.

Saat ini Investor tengah khawatir dengan meningkatnya Inflasi Amerika Serikat oleh karena kenaikan harga minyak mentah dunia dan hal tersebut akan mengakibatkan perkiraan The Fed dalam menaikkan suku bunga acuan Amerika Serikat lebih cepat. Selain itu, pelemahan juga dipengaruhi oleh kinerja emiten Bursa Wall Street, dimana sektor kesehatan menjadi pemberat Bursa Wall Street, dipimpin oleh Illumina Inc, setelah perusahaan mengatakan bahwa penjualan lebih rendah dari estimasi. Alcoa Inc juga mengalami penurunan tajam setelah laba perusahaan mengecewakan pasar, sedangkan Apple Inc mengalami kenaikan setelah Samsung Electronics Co berhenti memproduksi note 7 karena terjadinya gagal produksi, yang mana seharusnya mampu menyaingi iphone 7.

Obligasi Pemerintah Amerika Serikat dengan term 10 tahun mengalami penurunan harga seiring permintaan imbal hasil yang lebih tinggi dari Investor untuk mengimbangi ekspektasi peningkatan inflasi secara cepat di Amerika Serikat. Alhasil imbal hasil mengalami kenaikan menjadi +1.76%.

Sedangkan Dollar Amerika Serikat mengalami kenaikan sebesar +0.5% terhadap 10 mata uang negara di dunia, setelah pertaruhan The Fed dalam menaikkan suku bunga acuan pada akhir tahun ini meningkat menjadi 67%.

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan, dimana minyak WTI tercatat melemah sebesar -0.99% pada level 50.84 USD/barel dan minyak Brent mengalami pelemahan sebesar -1.24% pada level 52.48 USD/barel. Pelemahan terjadi setelah ketidakpastian muncul, apakah Rusia akan benar – benar bergabung bersama OPEC dalam menyeimbangkan supply minyak, sehingga dapat menstabilkan harga minyak mentah dunia.

Produsen minyak terbesar di Rusia, yaitu Rosneft PJSC mengatakan bahwa bergabungnya Rusia tidak akan mengurangi output dari minyak mentah dunia. Disisi lain Presiden Vladimir Putin mengatakan dalam konferensi di Istanbul untuk bersedia bergabung bersama OPEC dalam menstabilkan harga minyak mentah dunia.

Dari Eropa, Poundsterling mengalami pelemahan tajam, lagi – lagi terkait percepatan realisasi Brexit.

Dari dalam negeri, data penjualan Ritel mengalami peningkatan tajam pada bulan Agustus sebesar 14.4% YoY, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 6.3% YoY.

Source : Trading Economics

Apabila terlihat pada grafik, pertumbuhan penjualan ritel Indonesia telah mengalami perbaikan sejak Oktober 2015 dan masih dalam trend yang cukup positif.

Source : IDX, Chart Nexus

Pada perdagangan kemarin Selasa, 11 Oktober 2016 Indeks Harga Saham Gabungan tercatat mengalami penguatan sebesar +21.169 poin atau +0.395% pada level 5,381.997. Namun apabila dilihat pada grafik perdagangan harian, IHSG sempat menyentuh area positif pada awal perdagangan, setelah itu mengalami penurunan dan berada pada area negatif, tetapi pada akhir sesi berhasil berada pada zona positif. Hal ini mengindikasikan bahwa terjadi akumulasi oleh Investor, walaupun masih relatif rendah, karena pada perdagangan kemarin hanya mencatatkan nilai transaksi sebesar 6,960 Milyar, dengan Investor Asing mencatatkan net sell sebesar 207.4 Milyar. IHSG sudah berada pada level support dan pada perdagangan kemarin sempat menguji level support pada 5,380 dan berhasil menguat setelah level support tersentuh. Hal tersebut merupakan salah satu konfirmasi bahwa IHSG akan mencoba bertahan pada support ini dan diperkirakan mencoba mengalami penguatan pada perdagangan selanjutnya.

Berdasarkan data – data yang rilis diatas baik secara fundamental maupun teknikal maka pada perdagangan hari ini kami memperkirakan bahwa IHSG akan mengalami konsolidasi dan masih terjadi pola yang sama dengan perdagangan kemarin. Secara kondisi fundamental dalam negeri akan menopang IHSG untuk mengalami penguatan, namun sentiment negatif manca negara akan menghambat lajut penguatan tersebut. Investor disarankan untuk menunggu terlebih dahulu dalam mengambil keputusan Investasi.

Apabila penurunan IHSG kembali terjadi, maka Investor disarankan segera mengakumulasi saham – saham yang berkapitalisasi besar, karena saham tersebut akan menguat apabila IHSG berbalik arah menjadi menguat.

IHSG diperkirakan akan bergerak pada range harga 5,340 – 5,400

Stock Pick : TLKM TP 4,230, UNVR TP 46,000, ICBP TP 10,000, SMGR 10,350, ANTM TP 850.

Terima kasihh,, sekian sruputt cantik di pagi hari ini sebelum melakukan Investasi,,

Cerdaslah dalam berinvestasi,,..,, ^  ^

By : Dapur Investasi

Disclaimer :Analisa pasar ditulis oleh Tim Dapur Investasi. Seluruh data pada analisa ini berasal dari sumber yang terpercaya. Analisa pasar ini hanya untuk memberikan gambaran dan informasi tentang pergerakan pasar sebagai dasar melakukan investasi, keputusan investasi secara penuh diputuskan oleh investor atau trader. Analisa ini bukan untuk memberikan instruksi beli maupun jual untuk suatu efek tertentu pada pihak manapun.